ANIMATOR, adalah…..

Dipublikasikan oleh dpikie pada


Ber-animasi, itulah asalnya.

Hampir semua modul animasi yang dijadikan sebagai bahan materi ajar di sekolah-sekolah telah menjelaskan kepada kita tentang animasi dari mulai definisi, jenis, sampai proses produksi. Dilengkapi dengan banyaknya tutorial software animasi yang bisa dengan mudah kita dapatkan di internet, baik guru maupun para siswa menjadi semakin kaya akan referensi untuk materi bahan ajar yang dibutuhkan. Dengan kondisi seperti itu, kemampuan para siswa dalam bidang animasipun semakin jauh berkembang, bisa dibilang semakin mumpuni dan jauh lebih hebat.

 Menjadi Animator, itulah soalnya.

Dalam kelas prakerin pagi dan roti kali ini, tentu saja saya tidak akan membahas bagaimana cara membuat Animasi dan film animasi. Ini hanya sekedar obrolan tambahan dari modul-modul yang sudah ada, yang sudah menjadi ciri khas generasi gembira, katanya kurang asik kalau belajar tidak disisipi ngobrol, ha ha ha. Obrolan asik adalah obrolan yang tetep dalam substansi pembelajaran, maka kita gunakan istilah Cara unik menularkan inspirasi, deal!

Dari berbagai buku pengetahuan yang pernah saya pelajari, dan terkadang saya lupa sumber dan judul-judulnya karena sudah lama sekali, ya karena saat itu jaman membaca buku, sekarang jaman membuka internet. Dari saya ingat, dengan sedikit pengalaman langsung yang telah dan masih saya lakukan, dan keterbatasan pengetahuan yang saya miliki, saya ingin mengajak para siswa yang sedang giat mempelajari cara membuat animasi dan film animasi untuk mengetahui dan bertindak, bagaimana menjadi seorang pembuat animasi dan film animasi itu sendiri. Namanya Animator, siapa mereka? Bagaimana cara kerja mereka? Sikap dan tindakan apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang animator handal? dst.  Mari kita ngobrol

Intro dulu ah.

Apabila kita ingin memiliki sebuah kemampuan, dan mencapai penguasaan yang diinginkan agar bisa mendapatkan banyak hal dari kemampuan tersebut maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui secara persis apa sebenarnya kemampuan yang kita inginkan, apa gagasan dibalik tujuan tersebut. Keinginan yang jelas, konsep yang terarah, akan membuat langkah berikutnya menjadi terbuka, gamblang dan semakin mudah. Saat itulah waktunya kita untuk melihat secara langsung, dan bertindak, lakukan!

 

SANG ANIMATOR

Animator adalah orang-orang yang membuat animasi, dan film animasi dengan proses memvisualkan tiruan-tiruan gerakan kedalam bentuk gambar-gambar yang diurutkan sehingga memberikan kesan (ilusi) gerakDengan berpegang teguh kepada prinsip-prinsip alamiah dan aspek-aspek film (cinematography), Animator telah berhasil menciptakan suatu “kehidupan” tersendiri. Berkat animator, Animasi dan film animasi telah berhasil membentuk imajinasi tersendiri yang khayali tapi realistik, masuk akal, bernalar, penuh gaya humor yang didramatisir sedemikian rupa. Obrplan kita sekarang adalah bagaimana untuk mengetahui fungsi dan cara kerja sang Animator.

 

Dalam menjalankan pungsinya, sang animator sekaligus memboyong beberapa posisi kerja  film,

 

♦ Animator sebagi SUTRADARA

Film Animasi memboyong segala aspek kehidupan, dan aspek film (sinematografi) itu sendiri. Segala gerak yang mendasari karyanya, ia gubah sedemikian rupa sehingga membentuk khazanah yang khas. Gerak-geraknya penuh ungkapan dan idiom tersendiri dan sangat menakjubkan!!!

 Dalam menjabarkan karyanya, seorang aimator betul-betul menyutradarai sendiri objek yang akan digerakannya.

 

♦ Animator sebagi AKTOR

Dalam menggerakan mediummnya, animator berperan sebagai aktris/aktor. Terutama dalam menuangkan ekspresi. Aspek seni peran diwujudkan kedalam gambar-gambarnya sehingga tercapai dramaturgi atau dramatisasi dalam setiap adegan yang diinginkan. Animator memberikan “jiwa” kedalam setiap gambar yang digerakannya. Itulah bagian tersulit dan amat menentukan kualitas karyanya.

Animator adalah pemeran dari objek yang digambarnya sendiri. Maka, animator harus memahami seni peran.

 

♦ Animator sebagi JURU KAMERA

 Dalam menentukan angel pada setiap adegan, Animator dituntut untuk mengerti kerja kamera agar bisa menciptakan gambar yang memiliki dramatisasi visual, komposisi, dimensi, proporsi dan gerak kamera yang berpegang pada aspek sinematografi (film)

 

♦ Animator sebagi KOMUNIKATOR

Pada akhirnya, animator harus mampu bekerja sama dengan rekan sekerja. Melakukan komunikasi dengan tingkat kekerapan yang tinggi untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi. Animator juga harus  mampu melakukan komunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan dan disiplin ilmu.

Semakin luas komunikasi yang dilakukan maka akan semakin banyak  mengilhami karyanya. inspirasi, ide dan gagasan akan semakin luas

 

Jadi sudah jelas untuk bisa menjadi  seorang Animator, kita harus belajar dan mempelajari profesi pembuat film. 

Bagaimana kerja sang animator ?

Nantikan Obrolan kita selanjutnya !

 

————————————–


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *